Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ketika Perempuan Patah Hati


patah hati
darksouls1 on Pixabay


Saat perempuan patah hati, mereka cenderung menangis sejadi-jadinya demi bisa meluapkan segala emosi. Juga agar membuat hati lebih lega alias plong. Tak jarang pula mereka akan galau selama beberapa hari. Memang, patah hati itu rasanya sakit. Bahkan lebih sakit daripada sakit gigi. Hehe.. :D

Tapi, tentunya semua itu ada hikmah yang bisa dipetik. Mungkin dengan cara itu Allah menegur kita. Bahwa pacaran bukanlah hal yang baik. Tetapi justru pacaran itu menjerumuskan seseorang pada berbuat dosa. Dengan tidak adanya pacar atau baru diputusin sama pacarnya seperti kamu misalnya, ups..:D itu akan membuat seorang perempuan lebih aman.

Perempuan itu jadi tidak tersentuh oleh laki-laki yang bukan muhrim. Juga kesuciannya bisa terjaga. Bukankan wanita yang baik-baik untuk laki-laki yang baik-baik? Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka kita juga harus memperbaiki diri atau memantaskan diri.

Tentu setiap wanita menginkan calon imam yang sholeh. Nah oleh karena itu, buatlah diri menjadi sholehah terlebih dahulu. Agar mendapatkan calon imam yang sholeh juga. Patah hati bukan hal yang harus di tangisi. Melainkan diambil sisi positifnya. Mungkin, Allah tidak menjadikan kita berjodoh dengannya. Dia sudah mempersiapkan yang lebih baik dari ini. Bisa saja bukan? Siapa yang tahu?

Jodoh itu rahasia Allah. Kita tidak bisa menerka-nerka atau menebak-nebaknya. Biarlah itu menjadi urusan-Nya. Tugas kita hanya memantaskan diri saja. Apa galau itu tidak boleh? Boleh-boleh saja asal tidak berlebihan.

Jangan sampai karena galau, membuat dirimu tidak mau makan berhari-hari. Tentu ini akan merugikan diri sendiri. Jangan karena di putusin pacar terus ingin bunuh diri. Jangan. Masih banyak laki-laki yang lebih baik yang siap menjadi imammu.

Nggak perlu galau apalagi susah move on. Hidup ini masih panjang. Banyak hal yng bisa dipelajari daripada ketimbang galau. Dibawa enjoy saja. Pacar minta putus. Ya, sudah putusin saja. Mungkin tidak berjodoh. Atau juga memang pacaran itu nggak baik. Karena di setiap orang pacaran, selalu ada setan yang menjadi orang ke tiga. Bukan tidak mungkin, hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Iya, tho?
Toni Al-Munawwar
Toni Al-Munawwar Toni Al-Munawwar adalah seorang Penulis dan Blogger. Memulai menekuni dunia menulis dari blog pribadinya. Untuk info lebih lanjut, silakan baca halaman "Profil Penulis" yang ada dalam blog ini. Terima kasih.

Posting Komentar untuk "Ketika Perempuan Patah Hati"

Berlangganan via Email