Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menghilangkan Stress

Cara Menghilangkan Stress
Cara Menghilangkan Stress
Gambar: Freepik


Stress ternyata tidak boleh dianggap enteng. Sebab, banyak penyakit yang bisa menyerang kita kapan saja akibat stress. Ia adalah bentuk respon tubuh yang terjadi sebagai akibat adanya suatu tekanan yang berlebihan. Atau bisa juga karena seseorang mengalami tekanan batin atas masalah yang sedang dihadapi. Betul? Alhasil, banyak orang akhirnya mencari beragam cara menghilangkan stress

Orang yang sedang stress biasanya suasana hatinya selalu berubah-ubah. Kadang merasa gelisah atau cemas yang berlebihan. Tak jarang ia juga tidak bisa mengendalikan diri. Ada beberapa gejala stress yang perlu kita ketahui. Di antaranya: 

  • Dari segi emosi, orang yang sedang stress biasanya selalu merasa gelisah atau galau. Pikirannya pun selalu tak tenang. Tak jarang pula merasa cemas yang berlebihan. 
  • Dari segi fisik, stress bisa membuat tubuh terasa lemas. Sering sakit kepala atau migrain, hingga membuat kita jadi susah tidur. Bukan cuma itu, stress juga bisa mengganggu pencernaan seperti merasa mual, sembelit, atau diare. 
  • Dari segi kognitif, bisa membuat seseorang menjadi sering lupa, susah fokus, labil, dan berpikiran negatif (negative thinking). 
  • Dari segi perilaku, membuat seseorang merasa gugup, gelisah, dan terlihat cemas. 

Selain itu, ada beberapa penyebab stress yang biasanya dialami oleh seseorang. Misalnya memiliki beban pekerjaan yang terlalu berat. Beban pekerjaan yang berat bisa membuat seseorang merasa tertekan dan tidak nyaman, yang berakibat pada penurunan produktivitas kerja dan rentan terkena stress. 

Ada beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh stress. Ada baiknya, kita memahami beragam penyakit ini, sebab salah satunya bisa menyebabkan kematian. 

Berikut beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh sress: 

Sakit Kepala 

Sakit kepala terjadi biasanya karena akibat stress berkepanjangan. Beban pekerjaan yang terlalu berat, sering kali menjadi pemicunya. Kalau kamu sering pusing atau sakit kepala, boleh jadi kamu sedang stress. Istrirahat sejenak bisa meredakan sakit kepalamu dan mengurangi stress. 

Penyakit Jatung 

Rasa gelisah atau cemas yang berlebihan karena stress membuat detak jatung terasa makin cepat. Irama jatung yang tak biasa atau dengan kata lain lebih cepat, bisa membuat seseorang rentan terkena penyakit jantung. 

Depresi 

Masalah yang terlalu berat dipikul, sering kali membuat seseorang merasa tertekan. Perasaan tertekan inilah awal mula seseorang mengalami depresi. Sebab, rasa tertekan yang berlebihan, membuat seseorang sulit berpikir dengan jernih. Selain itu, hal ini juga bisa memengaruhi kondisi jiwa seseorang. Semakin merasa tertekan, maka kondisi jiwanya bisa terguncang. 

Jika terus merasa tertekan dan jiwanya terguncang dalam waktu yang lama, tidak menutup kemungkinan seseorang bisa menjadi depresi. Sebab, ia merasa tidak sanggup mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Masalah itu terasa terlalu berat baginya. Banyak orang merasa depresi lantaran tidak bisa mengatasi atau keluar dari masalah berat yang menjerat. Betul? 

Gangguan Insomnia 

Orang yang stress biasanya karena memiliki banyak pikiran. Akibatnya, hal ini menyebabkan seseorang jadi sulit untuk tidur. Atau yang lebih sering disebut insomnia. Jangan dianggap remeh masalah ini, sebab bisa membuat kita kurang fokus bekerja dan menurunkan produktivitas. 

Sebaliknya yang terjadi, saat bekerja kita selalu merasa mengantuk. Kerana semalaman tidak tidur. Alhasil, tubuh terasa lesu dan kurang fokus dalam bekerja. Boleh jadi juga, gara-gara hal ini kita jadi dipecat sama atasan. Mau? 

Obesitas 

Stress juga ternyata bisa memicu obesitas (kegemukan). Sebab, hormon kortisol menjadi meningkat ketika stress. Sehingga nafsu makan pun menjadi bertambah. Alhasil, seseorang yang sedang stress selalu merasa lapar dan ingin makan. 

Jangan anggap remeh penyakit obesitas ini. Sebab, jika tidak segera diobati, bisa berujung pada kematian. Mengerikan sekali, bukan? 

Penyakit Alzheimer 

Stress yang berkepanjangan pun bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit Alzheimer. Karena, kadar kortisol yang terus meninggi menyebabkan rusaknya hipokampus yakni bagian otak yang berfungsi untuk menyimpan memori. 

Penyakit satu ini biasanya menyerang seseorang dengan usia di atas 65 tahun. Atau dengan kata lain orang yang sudah lansia. Tapi, bukan berarti yang masih muda tidak rentan terkena penyakit ini. Stress yang berkpanjangan boleh jadi membuat seseorang rawan terkena penyakit Alzheimer. Penyakit Alzheimer ialah penyakit yang menyebabkan penurunan daya ingat atau sering merasa lupa (pikun). 

Rentan Terkena Kanker 

Kanker merupakan salah satu penyakit yang mematikan dan ditakuti banyak orang. Ternyata penyakit ini juga bisa muncul disebabkan oleh stress yang sudah akut (kronis). Seseorang yang mengalami stress akut, membuat sistem imun dalam tubuh terhambat dan tidak bisa bekerja dengan baik. Sehingga ia rentan terkena kanker. 

Sindrom Metabolik 

Simbol metabolik adalah kombinasi dari beberapa penyakit seperti diabetes, darah tinggi, gula darah, juga kolestrol. Penyakit ini biasanya menyerang para penderita stress. 

Kematian Dini 

Selain itu stress juga berisiko meningkatkan kematian muda (dini). So, jangan anggap remeh stress ya. Sebab, bisa menyebabkan kematian dini. Tentu kita tidak ingin hal ini terjadi. Betul? 

Ternyata banyak sekali penyakit berbahaya yang ditimbulkan oleh stress. Untuk itu, sebisa mungkin kita harus bisa menghindari hal-hal yang menyebabkan stress muncul. Agar tak terjadi hal-hal yang tidak dinginkan. Sebab, bila dibiarkan dalam jangka waktu lama, stress bukan hanya merusak kesehatan, tapi juga bisa berujung pada kematian. Ngeri ya?

Cara Menghilangkan Stress



Stress memang bisa menjadi masalah besar jika tidak ditangani dengan baik. Untuk itu, sebisa mungkin kita harus menghindari terkena stress. Lalu bagaimana bila kita terlanjur terkena stress dan bagaimana cara mengatasinya? 

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatasinya: 

Bermeditasi atau Melakukan Relaksasi 


Meditasi bisa menjadi obat yang mujarab untuk menanggulangi stress—sebab meditasi membuat pikiran kita menjadi lebih relaks. Sesekali kita perlu untuk bermeditasi agar pikiran tak selalu tegang dan kusut dengan rutinitas yang terlalu penat. 

Mendengarkan Musik 


Mendengarkan musik juga mampu mengurangi tingkat stress. Selain itu, musik juga bisa membawa ketenangan batin. Tak ada salahnya untuk mencoba mendengarkan musik saat sedang stress atau penat. 

Waktu Tidur yang Cukup 


Kurang tidur bisa menyebabkan kepala kita menjadi pusing dan rentan terkena stress. Oleh karena itu, ada baiknya kita memiliki waktu tidur yang cukup—selain membuat badan menjadi segar dan bugar—juga dapat membantu mengatasi stress. 

Liburan 


Pergi berlibur memang bisa menghilangkan kepenatan kita sejenak—menikmati keindahan alam atau pantai bisa mendatangkan ketenangan—oleh karena itu, liburan juga bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi stress. 

Kesimpulan 


Stress memang bisa menyerang siapa saja—dan menimbulkan berbagai penyakit berbahaya. Untuk itu, kita tidak boleh menganggapnya enteng. Jika tidak segera ditangani dengan baik; stress bisa menyebabkan kematian dini. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita menjaga pola hidup sehat dan rajin berolahraga agar tubuh tetap fit dan pikiran tetap relaks sehingga bisa meminimalisir terjadinya stress akut.
Toni Al-Munawwar
Toni Al-Munawwar Toni Al-Munawwar adalah seorang Penulis dan Blogger. Memulai menekuni dunia menulis dari blog pribadinya. Untuk info lebih lanjut, silakan baca halaman "Profil Penulis" yang ada dalam blog ini. Terima kasih.

Posting Komentar untuk "Cara Menghilangkan Stress"

Berlangganan via Email