Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini 3 Penyebab Keputihan Tidak Normal, Nomor 3 Cukup Mematikan


penyebab keputihan
Sumber Gambar: Dream.co.id

Pada dasarnya keputihan memanglah hal yang normal. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan terjadi ketidaknormalan. Nah, apa saja penyebab keputihan tidak normal? Apakah itu berbahaya? Simak ulasan berikut ini. 

1. Penyakit radang panggul 


Radang panggul dapat terjadi karena infeksi bakteri yang ditularkan melalui seks tanpa pengaman yang menyebar dari vagina ke rahim, saluran tuba atau ovarium. Ada beragam bakteri yang dapat mengakibatkan radang panggul, tapi kasus yang sering muncul disebabkan oleh bakteri gonore dan klamidia. 

Pada awalnya penderita yang terkena radang panggul tidak merasakan gejala apapun. Hal ini membuat banyak orang tidak menyadari jika sudah terinfeksi. Namun, pada seorang perempuan penyakit radang panggul ini bagian dari penyebab keputihan keluar secara berlebih dengan warna yang tidak normal dan memiliki bau tak sedap yang cukup menyengat. 

Berikut ini beberapa tanda dan gejala lain yang juga perlu diwaspadai: 

  1. Nyeri panggul dan perut bagian bawah 
  2. Mengalami perdarahan di antara siklus haid dan selama atau setelah berhubungan intim 
  3. Terasa sakit ketika seks 
  4. Demam dan kadang menggigil 
  5. Buang air kecil terasa sakit 
  6. Kesulitan saat buang air kecil 

Pada seseorang yang belum berusia 25 tahun tetapi sudah melakukan hubungan intim dengan bergonta-ganti pasangan, kemungkinan besar dapat terjangkit penyakit ini. Tidak hanya itu, seringnya berhubungan seks tanpa pengaman dan membersihkan vagina dengan vaginal douche juga menjadi pemicu risiko kemunculan penyakit ini. 

2. Vaginitis 


Peradangan yang terjadi karena infeksi yang lain adalah viginitis. Hal ini kemungkinan terjadi diakibatkan oleh berkurangnya kadar estrogen setelah menopause. Adanya beberapa kelainan kulit juga mungkin menjadi penyebabnya. 

Vaginitis adalah keadaan di mana terjadi keputihan yang berbau dan warna yang tidak normal, dengan kadar jumlah yang tidak normal pula. Kondisi ini juga ditandai dengan beberapa hal berikut ini: 

  • Terjadi gatal atau iritasi pada vagina 
  • Berhubungan intim terasa sakit 
  • Sakit saat buang air kecil 
  • Adanya perdarahan ringan yang keluar dari mulut vagina 

3. Kanker serviks 


Kanker serviks terjadi diakibatkan oleh human papillomavirus atau HPV. Jenis penyakit satu ini cukup serius yang dapat berujung pada kematian. Sayangnya, gejala untuk penyakit ini lumayan sulit untuk diprediksi awal kemunculannya. 

Gejala penyakit ini memang seringkali baru muncul pada saat kanker sudah tumbuh dan menembus lapisan atas jaringan serviks ke jaringan di bawahnya. Hal ini dapat terjadi jika sel prakanker tidak segera diobati sehingga terus berkembang. 

Pada tahap awal pertumbuhan penyakit ini, salah satu gejala yang muncul dan kerap diabaikan orang adalah keputihan. Ciri dari keputihan yang diakibatkan kanker serviks umumnya berwarna putih dan bening dengan tekstur cair. Namun, biasanya juga keputihan ini berwarna coklat atau bahkan disertai darah dengan bau busuk yang menyengat. 

Tidak hanya keputihan saja gejalanya tetapi juga pendaharan yang terjadi di luar siklus haid atau yang terjadi setelah berhubungan seks. Pendarahan ini terkadang nampak seperti keputihan yang berlumur darah dan kerap dianggap sebagai bercak. Apabila gejala-gejala ini sering terjadi kemungkinan terjangkit kanker serviks cukup besar. 

Tidak hanya gejala-gejala di atas. Beberapa gejala lain juga kerap kali muncul dan ini menandai bahwa kanker terus berkembang menuju stadium lanjut. Gejala-gejala itu antara lain: 

  • Sakit pada panggul atau punggung 
  • Kesulitan untuk buang air besar atau kecil 
  • Terjadi pembengkakan pada satu atau kedua kaki 
  • Merasa kelelahan 
  • Terjadi penurunan berat badan yang cukup banyak tanpa sebab yang jelas
Toni Al-Munawwar
Toni Al-Munawwar Toni Al-Munawwar adalah seorang Penulis dan Blogger. Memulai menekuni dunia menulis dari blog pribadinya. Untuk info lebih lanjut, silakan baca halaman "Profil Penulis" yang ada dalam blog ini. Terima kasih.

4 komentar untuk "Ini 3 Penyebab Keputihan Tidak Normal, Nomor 3 Cukup Mematikan"

  1. Untung laki2 nggak pakai keputihan ya. Hehe...

    BalasHapus
  2. Kadang wanita yg kena keputihan mikirnya itu masalah sepele, tp ga nyangka kalo bbrp gejalanya malah menjurus ke penyakit berbahaya yaa. Temenku bbrp ada yg kenal kanker serviks, ada yg kena radang panggul. Kasian sih... Umur msh muda pula.

    Aku sendiri kmrn itu ngelakuin tes papsmear utk cek kondisi vagina apa ada sel2 yg ganas ato ga. Alhamdulillah aman mas. Trus lgs pesen vaksin HPV utk mencegah kanker serviks. Nyuntiknya 3x di 3 periode berbeda. Lumayan mahal, tp buatku ini utk proteksi diri sendiri. Vaksinnya sendiri ga bisa dilakukan kalo hasil tes papsmear jelek. Krn udh terlambat. Makanya pas hasil kluar dan negatif, aku lgs ngelakuin vaksin.

    Cuma kdg yg bikin sedih, ada wanita yg terserang penyakit di atas, Krn suaminya yg suka jajan di luar :(. Itu sedih sih, istrinya yg ga tau apa2, malah ditulari.. temenku yg kena radang panggul begitu :(.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, bisa cukup mematikan. Wah, kasihan sekali temannya itu Mbak :(

      Hapus

Aturan Berkomentar : Harap dibaca dan perhatikan setiap aturan dengan saksama!

1.Berkomentar sesuai topik.
2. Dilarang Spam.
3. Dilarang meninggalkan link Blog/Web
4. Jangan basa-basi seperti mantab Gan, nice info, maupun sejenisnya.
5. Usahakan berkomentar yang relevan dengan topik yang di bahas.
6. Komentar yang menyisipkan link web atau blog, termasuk kategori spam dan tidak akan di approved!